Yogyakarta memiliki banyak bangunan bersejarah dan pemukiman dengan arsitektur klasik yang telah berdiri selama puluhan bahkan ratusan tahun. Meskipun memiliki nilai estetika dan sejarah yang tinggi, bangunan lama sering kali memiliki tantangan kesehatan lingkungan yang tersembunyi, salah satunya adalah risiko paparan gas radioaktif alami. HAKLI Jogja baru-baru ini meluncurkan kampanye kesadaran mengenai bahaya gas radon di rumah tua, sebuah gas yang tidak berwarna, tidak berbau, namun memiliki potensi karsinogenik yang kuat. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, organisasi ini secara resmi berikan layanan deteksi gratis guna memastikan keselamatan penghuni rumah tradisional di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Gas radon dihasilkan dari peluruhan alami uranium di dalam tanah dan batuan yang kemudian merembes masuk ke dalam bangunan melalui celah lantai atau dinding. Masalah bahaya gas radon di rumah tua menjadi perhatian serius karena bangunan kuno sering kali memiliki sistem ventilasi bawah tanah yang kurang sempurna atau pondasi yang mulai retak. Melalui inisiatif ini, HAKLI Jogja ingin mengedukasi warga bahwa menghirup gas ini dalam konsentrasi tinggi merupakan penyebab utama kanker paru-paru setelah rokok. Dengan hadirnya langkah nyata di mana para ahli berikan layanan deteksi gratis, diharapkan masyarakat tidak lagi merasa cemas namun menjadi lebih waspada terhadap kualitas udara di dalam hunian mereka sendiri.
Dalam teknis pemeriksaannya, tim ahli kesehatan lingkungan menggunakan alat detektor radon digital yang diletakkan di dalam ruangan selama beberapa waktu. Penjelasan mengenai bahaya gas radon di rumah tua disampaikan secara sederhana agar warga memahami bahwa gas ini tidak bisa dirasakan oleh indra manusia. Saat HAKLI Jogja turun ke lapangan dan berikan layanan deteksi gratis, ditemukan bahwa beberapa rumah dengan ruang bawah tanah (basement) atau lantai tanah memiliki akumulasi gas yang lebih tinggi dibandingkan rumah modern. Penemuan ini memperkuat urgensi pemantauan kualitas udara indoor sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat urban maupun pedesaan di Jogja.
Upaya mitigasi yang disarankan oleh para ahli mencakup perbaikan sirkulasi udara dan penutupan retakan-retakan pada lantai bangunan. Pemahaman tentang bahaya gas radon di rumah tua sangat penting agar pemilik rumah cagar budaya dapat melakukan renovasi yang ramah kesehatan tanpa merusak nilai sejarah bangunan.