Langkah awal dari gerakan ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kemudahan dalam tanam apotek hidup. Tidak perlu memiliki halaman yang luas; masyarakat diajarkan untuk memanfaatkan berbagai media kreatif seperti pot gantung, rak vertikal, hingga sistem hidroponik sederhana. Tanaman seperti jahe, kencur, kunyit, daun sirih, hingga kumis kucing merupakan jenis tanaman yang relatif mudah dirawat dan tidak membutuhkan ruang yang besar. Melalui metode ini, setiap sudut rumah yang terpapar sinar matahari dapat diubah menjadi kebun kesehatan mandiri yang produktif dan estetis.
Fokus utama dari kampanye ini adalah optimalisasi lahan sempit yang biasanya hanya dibiarkan kosong atau menjadi tumpukan barang bekas. HAKLI memberikan panduan mengenai cara mengolah tanah di dalam pot agar tetap subur menggunakan pupuk organik buatan sendiri dari sampah dapur. Dengan demikian, program ini juga mendukung sistem pengelolaan sampah mandiri di tingkat rumah tangga. Selain memberikan manfaat medis, aktivitas berkebun di area perkotaan juga terbukti mampu menurunkan tingkat stres bagi warga yang setiap hari berhadapan dengan hiruk-pikuk kota. Interaksi dengan tanaman memberikan efek relaksasi yang sangat baik bagi kesehatan mental.
Keberadaan apotek hidup di lingkungan Jogja juga berperan penting dalam meningkatkan ketahanan kesehatan keluarga. Dalam banyak kasus, gangguan kesehatan ringan seperti batuk, masuk angin, atau luka kecil dapat ditangani secara efektif dengan ramuan herbal yang tersedia di halaman rumah sebelum memutuskan untuk ke apotek atau klinik. HAKLI menekankan bahwa penggunaan tanam apotek hidup obat ini jauh lebih aman dan minim efek samping dibandingkan ketergantungan pada obat-obatan kimia dosis ringan yang sering dikonsumsi secara sembarangan. Inilah esensi dari kemandirian kesehatan lingkungan yang ingin dicapai melalui program ini.
Dukungan dari komunitas lokal dan pemerintah desa sangat membantu efektivitas program ini. HAKLI Jogja sering mengadakan pelatihan pembuatan jamu atau ramuan herbal dari hasil kebun sendiri agar nilai guna tanaman tersebut semakin maksimal. Warga juga diajak untuk saling bertukar bibit tanaman agar keanekaragaman hayati di lingkungan pemukiman semakin kaya. Sinergi ini menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat dan peduli terhadap pelestarian alam lokal. Selain itu, hijaunya dedaunan dari apotek hidup ini membantu menyerap polutan udara dan menurunkan suhu mikro di sekitar bangunan rumah.