Keamanan pangan di fasilitas penyimpanan sangat bergantung pada bagaimana pengelola mengendalikan organisme pengganggu tanpa merusak kualitas produk itu sendiri. Metode HAKLI Jogja menekankan bahwa penggunaan pestisida kimiawi secara berlebihan pada area gudang dapat meninggalkan residu berbahaya bagi kesehatan manusia. Sebagai gantinya, pendekatan yang lebih aman adalah dengan memastikan kebersihan individu dan sanitasi lingkungan kerja yang ketat. Melalui penerapan higiene personal, para petugas gudang di Yogyakarta diajak untuk memahami bahwa perilaku bersih merupakan langkah awal yang paling efektif dalam mencegah masuknya kuman dan Hama Alami ke dalam ruang penyimpanan bahan baku pangan.
Dalam strategi kendali hama alami, prinsip utama yang diterapkan adalah metode exclusion atau menutup akses masuk bagi tikus, kecoa, dan serangga. HAKLI Jogja merekomendasikan penggunaan bahan-bahan nabati yang memiliki aroma menyengat yang tidak disukai hama, seperti daun pandan, serai, atau cengkeh, sebagai pengusir alami di sudut-sudut ruangan. Selain itu, pengaturan suhu dan kelembapan udara yang konsisten sangat krusial, karena lingkungan yang kering dan sejuk secara alami akan menghambat siklus reproduksi serangga gudang yang biasanya menyukai tempat lembap dan kotor.
Pengelolaan tempat penyimpanan yang tertata rapi menggunakan sistem FIFO (First In, First Out) juga mempermudah pemantauan keberadaan hama secara dini. Dengan menempatkan bahan makanan di atas palet yang tidak bersentuhan langsung dengan lantai atau dinding, sirkulasi udara menjadi lebih lancar dan area persembunyian hama dapat dihilangkan. HAKLI terus melakukan pendampingan teknis kepada pelaku usaha jasa boga dan perhotelan di Jogja agar mereka beralih ke metode pengendalian hama terpadu yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan konsumen.
Secara teknis, penggunaan jebakan mekanis dan pemantauan rutin jauh lebih disarankan daripada penyemprotan rutin yang tidak terukur. Edukasi mengenai bahaya kontaminasi kimia pada bahan pangan menjadi materi utama dalam setiap workshop kesehatan lingkungan di DIY. Dengan menerapkan kendali hama yang alami dan higienis, kualitas gizi bahan pangan tetap terjaga, dan risiko keracunan makanan akibat paparan zat kimia berbahaya dapat dieliminasi sepenuhnya dari rantai pasok makanan di wilayah Yogyakarta.